Minggu, 02 Oktober 2011

TYSTOCOM

STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ASING BERDASARKAN PESAN AYAT QUR’AN DAN HADITS



PENGANTAR

Orang dewasa, terutama para karyawan atau pegawai, seringkali kesulitan meluangkan waktu untuk mengikuti kelas bahasa asing yang jadwalnya ditetapkan dengan ketat. Tugas-tugas penting dari kantor adakalanya muncul secara dadakan bertepatan dengan jadwal belajar di kelas, sehingga pembelajaran terpaksa harus ditinggalkan, mengingat pekerjaan di depan mata jauh lebih penting. Akibatnya, pelajaran terlewatkan. Ketika masuk kelas lagi pembelajar dewasa kebingungan mengikuti pokok bahasan baru. Sekali dua kali mungkin tidak terlalu menjadi masalah, tetapi jika berulang kali tentulah akan mengakibatkan surutnya minat belajar dalam diri peserta didik. Lebih jauh lagi hal ini menyebabkan kerugian, baik bagi perusahaan yang telah membayar maupun bagi peserta didik sendiri.

Bagi pembelajar dewasa, pekerjaan merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar-tawar, namun di sisi lain penguasaan bahasa asing juga sangat penting untuk menopang pekerjaan dan karirnya. Untuk mempertemukan dua kepentingan di atas, TYSTOCOM (Teach YourSelf to Communicate) dirancang.

TYSTOCOM merupakan Metode dan Teknik Pembelajaran Bahasa Asing Berbasis Pesan Al-Qur’an dan Hadits.

Sesuai namanya, TYSTOCOM membina dan membimbing peserta didik menjadi pembelajar bahasa asing yang mandiri. Oleh karena itu, pelatihan yang ditawarkan tidak hanya meliputi penguasaan metode dan teknik belajar mandiri, tetapi ditambah dengan materi ajar yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai serta dukungan kegiatan language gym yang dirancang sebagai wahana bagi peserta didik untuk mempraktekkan, mengasah dan mengembangkan keterampilan berkomunikasi dengan bahasa asing yang sedang dipelajari.


LATAR BELAKANG

Banyak terdapat ayat AlQu’ran dan hadits yang menyinggung tema pembelajaran dan psikologi pendidikan. Ada ayat yang begitu jelas mengupas proses belajar mengajar, seperti contoh kisah pendidikan Adam a.s. untuk mengemban amanat khilafah di bumi. Ada juga hadits-hadits yang menekankan pentingnya menyesuaikan isi dan cara berkomunikasi dengan frame of reference lawan bicara. Selain itu terdapat pula ayat dan hadits yang membahas tentang memori, persepsi, teknik-teknik pembelajaran yang efektif dan sebagainya.

AlQur’an dan Hadits merupakan panduan hidup. Kaum muslimin meyakini sepenuh hati bahwa tidak ada yang lebih mengetahui hakikat manusia dan alam semesta melebihi Penciptanya, yaitu Allah SWT. Oleh sebab itu, AlQur’an dan Hadits dijadikan sebagai rujukan dan tolok ukur utama. Seperti dipraktekkan oleh para pendahulu. Hasilnya adalah sebuah peradaban yang mampu menyinari seluruh dunia selama berabad-abad.

Dari sisi pembelajaran bahasa, catatan sejarah mengabadikan fakta bahwa dengan kehadiran AlQur’an dan pengutusan Muhammad Rasulullah SAW, kompetensi berbahasa kaum muslimin, khususnya para sahabat, tabi’in serta para cendekiawan muslim, meningkat dengan amat sangat pesat dalam waktu yang terhitung singkat.


PAKET PELATIHAN

TYSTOCOM berupaya menerapkan ayat-ayat dan hadits-hadits sejenis itu dalam paket program pembelajaran bahasa asing di bawah ini:

ü           TYSTOCOM-Speaking
ü           TYSTOCOM-Public Speaking
ü           TYSTOCOM-Language Gym
ü           TYSTOCOM-Mastering English Tenses
ü           TYSTOCOM-Writing
ü           TYSTOCOM-Skills for Life
ü           TYSTOCOM-Teacher Training


 
PAKET PROGRAM LAIN

ü           LIVING ENGLISH MILIEU
Program ini dirancang khusus untuk menciptakan lingkungan dan suasana kerja / lembaga menjadi zona komunikasi bahasa asing dimana semua orang berkepentingan mampu dan hanya berkomunikasi dalam bahasa asing tersebut dalam kesehariannya.


ü           HYPNOCATIVE SERIES
Hypnocative merupakan pelatihan aplikasi teknologi hypnosis dan NLP untuk pembelajaran bahasa asing.

Seri pelatihan yang tersedia saat ini adalah:
1.           Hypnocative Speech: untuk penguasaan bahasa lisan
2.           Hypnocative Public Speaking: untuk keterampilan berpidato
3.           Hypnocative Presentation: untuk kecakapan melakukan presentasi
4.           Teaching Through Hypnocative Methods: untuk mengajar bahasa asing dengan methodology hypnocative