STRATEGI
PEMBELAJARAN BAHASA ASING BERDASARKAN PESAN AYAT QUR’AN DAN HADITS
PENGANTAR
Orang dewasa, terutama para karyawan atau
pegawai, seringkali kesulitan meluangkan waktu untuk mengikuti kelas bahasa
asing yang jadwalnya ditetapkan dengan ketat. Tugas-tugas penting dari kantor
adakalanya muncul secara dadakan bertepatan dengan jadwal belajar di kelas,
sehingga pembelajaran terpaksa harus ditinggalkan, mengingat pekerjaan di depan
mata jauh lebih penting. Akibatnya, pelajaran terlewatkan. Ketika masuk kelas
lagi pembelajar dewasa kebingungan mengikuti pokok bahasan baru. Sekali dua
kali mungkin tidak terlalu menjadi masalah, tetapi jika berulang kali tentulah
akan mengakibatkan surutnya minat belajar dalam diri peserta didik. Lebih jauh
lagi hal ini menyebabkan kerugian, baik bagi perusahaan yang telah membayar
maupun bagi peserta didik sendiri.
Bagi pembelajar dewasa, pekerjaan merupakan
prioritas utama yang tidak bisa ditawar-tawar, namun di sisi lain penguasaan
bahasa asing juga sangat penting untuk menopang pekerjaan dan karirnya. Untuk
mempertemukan dua kepentingan di atas, TYSTOCOM
(Teach YourSelf to Communicate) dirancang.
TYSTOCOM merupakan Metode dan Teknik Pembelajaran Bahasa Asing Berbasis Pesan
Al-Qur’an dan Hadits.
Sesuai namanya, TYSTOCOM membina dan membimbing peserta
didik menjadi pembelajar bahasa asing yang mandiri. Oleh karena itu, pelatihan
yang ditawarkan tidak hanya meliputi penguasaan metode dan teknik belajar
mandiri, tetapi ditambah dengan materi ajar yang sesuai dengan kompetensi yang
ingin dicapai serta dukungan kegiatan language
gym yang dirancang sebagai wahana bagi peserta didik untuk mempraktekkan,
mengasah dan mengembangkan keterampilan berkomunikasi dengan bahasa asing yang
sedang dipelajari.
LATAR BELAKANG
Banyak terdapat
ayat AlQu’ran dan hadits yang menyinggung tema pembelajaran dan psikologi
pendidikan. Ada ayat yang begitu jelas mengupas proses belajar mengajar,
seperti contoh kisah pendidikan Adam a.s. untuk mengemban amanat khilafah di
bumi. Ada juga hadits-hadits yang menekankan pentingnya menyesuaikan isi dan
cara berkomunikasi dengan frame of reference lawan bicara. Selain itu terdapat
pula ayat dan hadits yang membahas tentang memori, persepsi, teknik-teknik
pembelajaran yang efektif dan sebagainya.
AlQur’an dan
Hadits merupakan panduan hidup. Kaum muslimin meyakini sepenuh hati bahwa tidak
ada yang lebih mengetahui hakikat manusia dan alam semesta melebihi
Penciptanya, yaitu Allah SWT. Oleh sebab itu, AlQur’an dan Hadits dijadikan
sebagai rujukan dan tolok ukur utama. Seperti dipraktekkan oleh para pendahulu.
Hasilnya adalah sebuah peradaban yang mampu menyinari seluruh dunia selama
berabad-abad.
Dari sisi
pembelajaran bahasa, catatan sejarah mengabadikan fakta bahwa dengan kehadiran
AlQur’an dan pengutusan Muhammad Rasulullah SAW, kompetensi berbahasa kaum
muslimin, khususnya para sahabat, tabi’in serta para cendekiawan muslim,
meningkat dengan amat sangat pesat dalam waktu yang terhitung singkat.
PAKET PELATIHAN
TYSTOCOM berupaya menerapkan ayat-ayat dan hadits-hadits sejenis itu dalam paket
program pembelajaran bahasa asing di bawah ini:
ü
TYSTOCOM-Speaking
ü
TYSTOCOM-Public
Speaking
ü
TYSTOCOM-Language
Gym
ü
TYSTOCOM-Mastering
English Tenses
ü
TYSTOCOM-Writing
ü
TYSTOCOM-Skills
for Life
ü
TYSTOCOM-Teacher
Training
PAKET PROGRAM LAIN
ü
LIVING ENGLISH MILIEU
Program ini dirancang
khusus untuk menciptakan lingkungan dan suasana kerja / lembaga menjadi zona komunikasi
bahasa asing dimana semua orang berkepentingan mampu dan hanya berkomunikasi
dalam bahasa asing tersebut dalam kesehariannya.
ü
HYPNOCATIVE SERIES
Hypnocative merupakan
pelatihan aplikasi teknologi hypnosis dan NLP untuk pembelajaran bahasa asing.
Seri pelatihan
yang tersedia saat ini adalah:
1.
Hypnocative
Speech: untuk
penguasaan bahasa lisan
2.
Hypnocative
Public Speaking: untuk
keterampilan berpidato
3.
Hypnocative
Presentation: untuk
kecakapan melakukan presentasi
4.
Teaching
Through Hypnocative Methods:
untuk mengajar bahasa asing dengan methodology hypnocative
Tidak ada komentar:
Posting Komentar