Rabu, 21 Desember 2011

Bahaya Teknik ‘Listen and Repeat’

Teknik mengajar Listen and Repeat atau dengar dan tirukan biasanya digunakan oleh guru bahasa asing untuk melatih siswa dalam keterampilan berbicara. Guru umumnya mengucapkan kata, ungkapan atau kalimat satu kali lalu meminta siswa menirukannya. Teknik ini terbukti kontra-produktif dan malah mengganggu perkembangan keterampilan speaking siswa dikemudian hari. Alasannya sederhana saja yakni siswa dipaksa berbicara sebelum waktunya atau sebelum mereka siap. Akibat lebih jauh, siswa tidak akan mampu bercakapa-cakap dengan baik.

Dalam teknik listen and repeat, suara yang lebih dominan terdengar oleh siswa adalah suaranya sendiri dan suara kawan-kawanya yang masih rancu. Suara yang masih rancu ini kemudian terekam dalam memori jangka pendek dan jangka panjang serta tersimpan seumur hidupnya. Maka tidaklah mengherankan jika setelah sekian tahun belajar bahasa asing, siswa masih belum dapat memahami bahasa lisan native speaker.

Bahaya yang serupa terdapat pula dalam pelajaran conversation yang terlalu dini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar